Saturday, April 21, 2007

Pantun Pakaian Tradisi

Cantik dara cantik teruna
Duduk bersama di tepi jeti
Molek sekali si bunga cina
Kebaya merah menawan hati

Mudik sungai berakit-rakit
Rakit bersama si Awang Budiman
Baju Melayu berkain songket
Warisan bangsa zaman berzaman

Bermain sama bebudak sekawan
Hilai tertawa ternampak bangkai
Berkilau sinar Cheongsam menawan
Alah membeli menang memakai

Patah hati apakah daya
Hilang kasih cari gantinya
Berkilau Samfu tampak bergaya
Bergaya lagi jejaka dalamnya

Bertenggek punai di pohon jati
Bersiul galak tiada hentinya
Sari dipakai menambat hati
Apakah saudari sudah berpunya?

Kuntuman mewarna tumbuh melata
Susun bersama biar berganding
Tegap teruna memakai kurta
Memikat mata tiada berbanding

Ingin membeli madu lelebah
Singgah sebentar di Kuala Sepetang
Amboi molek si gadis Sabah
Bagai bulan dikelilingi bintang

Pohon berimbun ranum berbuah
Jangan dimakan kulit bijinya
Bumi kenyalang bumi bertuah
Manis puterinya tiada gantinya

Balairong seri tinggi daulatnya
Raja disembah titah dijunjung
Anggun batik indah seninya
Warisan bangsa marilah dijunjung

Gadis sunti tersenyum malu
Menawan teruna segak bergaya
Walau girang walau pilu
Tetapi berseri kuntuman kebaya

-- Kerepok Lekor, Karnival Malaysia Auckland

4 comments:

LX said...

You wrote this yourself?

keropok lekor said...

yeah, took a whole day to crack my head. Glad it went well.

Dave said...

hehehe... if u cud personalize it, might turn out to be a good flirty pantun too!

Moby Dick said...

Pretty girls!